Rosan Perkasa Roeslani

Rosan Perkasa Roeslani
Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia
Ketua Umum

Hingga saat ini, ketimpangan ekonomi (kesenjangan) dan kemiskinan masih menjerat sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun data BPS menunjukkan jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 27.764.320 orang (10,64 persen) pada Maret 2017, menurun sedikit dari jumlah 28,01 juta orang (10,86 persen) pada Maret 2016. Namun laju penurunan jumlah penduduk miskin ini sangatlah kecil dan masih jauh dari harapan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 10,67 juta orang tinggal di perkotaan dan sebanyak 17,10 juta orang (sekitar 61,6 persen) di pedesaan. Mayoritas orang yang tinggal di pedesaan adalah petani, peternak, dan nelayan, yang pada kenyataannya sangat membutuhkan dukungan untuk dapat menjadi lebih sejahtera.

Dalam hubungan itu, perlu upaya keras dan berkesinambungan agar kemampuan sumber daya manusia terutama para petani, peternak, dan nelayan makin meningkat, sehingga produktivitas dan daya belinya makin bertambah. Dengan demikian, kesejahteraan dapat diwujudkan dan kesenjangan mampu makin diperkecil.

Pemerintah telah berupaya dengan berbagai cara, termasuk alokasi anggaran yang cukup besar guna mengentaskan kemiskinan. Namun upaya dan anggaran yang disediakan tentu belum memadai, faktanya angka penurunan kemiskinan yang dicapai sangatlah kecil. Untuk itu diperlukan program dan langkah yang secara efektif mampu menurunkan kesenjangan dan jumlah kemiskinan secara signifikan dengan melibatkan seluruh para pemangku kepentingan, terutama dunia usaha.

Sehubungan dengan hal tersebut, saya menyambut baik diselenggarakannya kegiatan Seminar Nasional dan Pameran a�?Jakarta Food Security Summit ke-4a�? dengan tema a�?Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Melalui Kebijakan dan Kemitraana�? yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 a�� 9 Maret 2018 oleh KADIN Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan atas kolaborasi Bidang Agribisnis, Pangan, dan Kehutanan, bersama Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan, dan Bidang Kelautan dan Perikanan, serta Bidang Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Listrik.
Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat diperoleh masukan dan rekomendasi konkrit terutama terkait dengan upaya meningkatkan pemerataan ekonomi. Sesuai laporan yang kami peroleh juga akan ditampilkan berbagai upaya terobosan konkrit yang dilakukan oleh dunia usaha dalam mensinergikan program dan kegiatannya terutama bagi para petani, peternak, dan nelayan, yang dapat diterapkan di wilayah-wilayah lainnya di seluruh Indonesia untuk percepatan pemertaan pembangunan.

Atas dukungan dan bantuan dari semua pihak terhadap penyelenggaraan kegiatan a�?Jakarta Food Security Summit ke-4a�? kami menyampaikan terima kasih yang tulus dan semoga pelaksanaan kegiatan ini berjalan dan berhasil dengan baik.